Keranji Creative

Mau Mendekor? Hindari 10 Kesalahan dalam Desain Interior Rumah Minimalis Ini!

Artikel 2

Dekorasi adalah elemen dalam desain interior rumah minimalis yang akan membantu Anda mempercantik ruangan. Penggunaan ornamen yang tepat akan membuat interior tak menjenuhkan tanpa berlebihan.

Di sisi lain, tak cermat dalam memilih dekorasi akan membuat rumah Anda kehilangan sentuhan minimalisnya. Konsep hunian ini memprioritaskan tata ruang simpel sekaligus nyaman dipandang. Oleh karena itu permainan warna hingga furnitur yang nantinya digunakan tak boleh asal-asalan.

Bagi Anda yang sedang mencari ornamen untuk rumah minimalis, belum terlambat untuk bersiap-siap. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah mencegah 10 kesalahan berikut ini:

1.Meletakkan banyak barang di satu tempat

Jumlah barang adalah kata kunci dalam dekorasi rumah minimalis. Anda mungkin akan kesulitan saat kali pertama menempati hunian dengan konsep sederhana. Terlalu banyak membawa atau membeli barang hanya akan membuat ruangan penuh, apalagi kalau luasnya terbatas.

Ada baiknya Anda memilah dulu barang-barang yang akan ditaruh saat merancang tata ruang rumah sederhana. Sortir mana saja item yang benar-benar dibutuhkan, lalu simpan item yang jarang atau sudah tak lagi Anda pakai. Kalau tak ada gudang di rumah, jual barang-barang tadi dengan harga murah atau sumbangkan kepada yang membutuhkan.

2.Mengabaikan pencahayaan dalam ruangan

Konsep minimalis paling sering digunakan untuk rumah kecil atau yang didirikan di atas lahan sempit. Kemudian untuk memberikan kesan lapang, pencahayaan alami akan diinstal di beberapa ruangan dengan memasangkan jendela panjang.

Sayangnya, masih belum ada yang memperhatikan segi pencahayaan pada rumah minimalis. Selain membuat Anda tergantung terus pada lampu, pencahayaan natural yang minim akan membuat interior sesak. Padahal pencahayaan langsung dari matahari jauh lebih menyehatkan dan bakal mengurangi konsumsi listrik rumah tangga.

3.Tidak memisahkan ruangan atau area

Kapasitas ruangan terbatas tak jarang bikin penghuninya bingung saat menentukan ruangan. Pada akhirnya mereka menggabungkan dua ruangan atau area dalam satu tempat. Misalnya, ruang makan dengan dapur atau ruang keluarga dengan ruang tamu.

Menggabungkan dua area adalah hal wajar dalam desain interior minimalis modern. Namun, Anda harus memisahkannya juga dengan benar. Alih-alih memakai pintu, manfaatkan pembatas atau sekat permanen seperti rak atau lemari. Karpet dengan warna berbeda adalah langkah lainnya yang bisa dilakukan untuk membatasi dua area di rumah.

4.Masih membeli perabot berukuran besar

Beberapa orang membeli perabot ukuran besar karena mengira bisa menyimpan barang dalam jumlah banyak saat tinggal di rumah minimalis. Kenyataannya, furnitur yang dipilih sesuai ukuran alih-alih fungsi malah merepotkan dan makin membatasi ruang gerak.

Ganti perabot-perabot tersebut dengan yang multifungsi. Sekarang sudah gampang, kok, mencari furnitur serbaguna dengan harga terjangkau seperti ottoman yang dapat difungsikan sebagai meja kopi, tempat duduk, meja kopi, hingga storage. Bayangkan akan seluas apa ruangan di rumah kalau Anda punya furnitur seperti ini?

5.Menempatkan furnitur di tengah ruangan

Menjaga jarak antara perabot dengan dinding memang akan menciptakan kesan luas pada ruangan, tetapi bukan berarti malah dipindahkan semua ke bagian tengah. Hal tersebut justru malah merusak nilai estetika dari interior rumah minimalis yang Anda tempati.

Penempatan perabot dalam desain interior rumah minimalis yang tepat adalah membuat celah di antara furnitur dengan dinding. Trik tersebut akan menghasilkan bayangan yang membuat ruangan tak tampak sesak. Selain itu, dinding juga tak cepat rusak dan cat tak bakal mengelupas gara-gara tergesek perabot yang dipindahkan.

6.Menumpuk pajangan di satu titik

Dekorasi di dinding adalah jenis ornamen yang paling direkomendasikan buat hunian minimalis. Apalagi kalau Anda menggantungnya secara simetris. Akan tetapi, saat pajangan ditumpuk di satu titik—misalnya disebar di salah satu dinding—ruangan tak akan lagi terlihat sederhana.

Kembali lagi ke poin satu, jumlah barang tak boleh luput dari perhatian, termasuk saat Anda akan memasang pajangan. Sebaiknya Anda pilih satu atau dua item yang bakal menyedot perhatian dari tamu yang datang. Sebagai contoh jam dinding yang warnanya kontras dengan dinding atau pot-pot tanaman berdaun lebar yang disimpat di salah satu sudut ruangan.

7.Ukuran furnitur yang terlalu beragam

Kesalahan selanjutnya yang masih dilakukan dalam desain ruangan rumah minimalis adalah memakai perabot dalam macam-macam ukuran. Sekilas, kombinasi tersebut tampak indah, tetapi saat padu-padan warnanya bertabrakan, kesan minimalis pun bakal memudar.

Kecuali Anda seorang desainer interior atau pakar tata ruang, sebaiknya hindari pemilihan furnitur dengan ukuran bervariasi. Pilihlah perabot sesuai ruangan dan pastinya fungsi yang dibutuhkan. Jika Anda asal beli, ada kemungkinan beberapa perabot bakal terabaikan dan teronggok di ruangan tanpa dipakai semestinya. Malah jadi menghambur-hambur uang, bukan?

8.Menggunakan bantal duduk sebagai ornamen

Bantal-bantal duduk cantik dengan berbagai desain dan warna sekilas tampak memikat buat dipakai sebagai dekorasi. Apalagi kalau bantal-bantal tersebut ditaruh di ruang keluarga dan dijadikan tempat bersandar saat menyaksikan tayangan di teve maupun berkumpul dengan kerabat.

Namun, perhatikan kualitas bantal duduk yang hendak dibeli. Apakah terlalu keras atau empuk? Atau malah cepat kempis? Jangan sampai dekorasi ini hanya jadi hiasan yang kurang berguna. Pilih bantal duduk dari toko terpercaya. Pastikan juga Anda merawatnya secara berkala supaya bantal tidak mengeluarkan aroma kurang sedap maupun mengempis.

9.Tak ada dekorasi yang ditempatkan di pintu masuk

Pintu masuk juga membutuhkan dekorasi dalam desain ruangan rumah sederhana, lho! Beberapa orang mengabaikan hal ini karena pintu masuk tak selalu mendapatkan perhatian penuh, padahal di sini Anda bisa memberikan sentuhan optimal dalam hunian berkonsep minimalis.

Mendekorasi pintu masuk atau area foyer terbilang mudah. Anda dapat pasangkan gantungan baju yang selaras dengan warna pintu atau kontras dengan cat dinding. Kalau masih ada ruangan yang tersisa, Anda bisa tambahkan rak sepatu minimalis. Jadi alas kaki yang ditinggalkan di foyer pun tak akan terpisah satu sama lain.

10.Membiarkan kabel berantakan di titik tertentu

Setidaknya ada satu perangkat elektronik yang terpasang di ruangan. Hal ini berarti Anda bakal berurusan dengan instalasi menggunakan kabel. Beberapa di antaranya memakai kabel panjang yang lumayan banyak dan berpotensi merusak desain interior kalau tak Anda rapikan.

Jika Anda kebetulan memakai alat elektronik yang cukup banyak, pastikan Anda ikat selepas pemasangan. Kemudian, sembunyikan di belakang perangkat tersebut atau perabot lain seperti lemari dan rak. Langkah ini bakal memudahkan Anda saat akan memindahkannya ke ruangan lain dan mencegah kerusakan akibat tarikan atau injakan.

Kalau Anda masih melakukan satu atau beberapa kesalahan di atas, jangan ulangi lagi saat mengatur tata ruang di rumah, ya. Jadi, desain interior rumah minimalis yang Anda dambakan dapat memberikan hasil memuaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat